Jumat, 16 Maret 2018
Senin, 13 Juni 2016
PTK HERI IRAWAN
JUDUL :
»» READMORE...
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT MELALUI PERMAINAN DAKON PADA SISWA KELAS IV NURUL
ULUM GAMBUHAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
ABSTRAK :
HERI IRAWAN.2013. Peningkatan Kemampuan Penjumlahan Bilangan Bulat
Melalui Permainan Dakon pada Siswa Kelas IV MI.
Nurul Ulum Gambuhan. Penelitian
Tindakan Kelas Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Terbuka
Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Purwokerto Pokjar Randudongkal. Pembimbing
Drs. Achmad Sudjari, M.Si.
Kata kunci: Permainan
dakon, aktivitas siswa
Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV MI. Nurul Ulum Gambuhan, Kecamatan Pulosari,
Kabupaten Pemalang dan kurangnya keaktifan siswa serta guru dalam pembelajaran
matematika. Hal ini disebabkan karena
dalam pembelajaran guru menggunakan metode yang monoton dan kurang menarik. Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM) hanya menggunakan metode ceramah dengan alat peraga yang
masih kurang. Berdasarkan hasil analisis terhadap nilai ulangan harian siswa kelas
IV MI. Nurul Ulum Gambuhan pada pembelajaran
matematika materi penjumlahan bilangan bulat
belum mencapai ketuntasan belajar
secara klasikal, minimal 80% siswa sudah tuntas
belajar. Untuk memecahkan masalah pembelajaran tersebut, peneliti menggunakan media berupa permainan dakon.
Permainan dakon dapat memperjelas materi dan
menarik perhatian siswa karena mengandung unsur permainan sehingga dapat
mendorong tercapainya tujuan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil
belajar.
Penelitian ini
bertujuan untuk : (1) Meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV MI. Nurul
Ulum Gambuhan pada mata pelajaran matematika materi penjumlahan bilangan bulat melalui permainan
dakon. (2) Meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran penjumlahan
bilangan bulat melalui permainan dakon pada siswa kelas IV MI. Nurul Ulum Gambuhan. Penelitian ini
dilaksanakan pada siswa kelas IV MI. Nurul Ulum Gambuhan, Kecamatan Pulosari,
Kabupaten Pemalang dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian tindakan kelas ini
dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dimana masing-masing siklus terdiri atas
kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Penelitian yang
dilakukan selama 2 siklus menunjukkan hasil bahwa pembelajaran matematika
materi penjumlahan bilangan bulat melalui media permainan dakon pada siswa
kelas IV di MI. Nurul Ulum Gambuhan
hasilnya lebih meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya peningkatan
rata-rata hasil belajar matematika, dari 72,86 pada siklus I, menjadi 81,20 pada siklus II. Prosentase ketuntasan belajar
siswa meningkat, dari 68%
pada siklus I, menjadi 88%
pada siklus II. Keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika menunjukkan skor
rata-rata 3,43 dengan kategori baik pada siklus I, dan 4,57 atau dengan
kategori baik sekali pada siklus II.
Berdasarkan hasil
penelitian disarankan agar guru dapat menemukan kelemahan dalam pembelajaran
yang dilakukannya dan menemukan pemecahan terbaiknya. Pemecahan yang bisa
dipilih adalah pembelajaran yang inovatif yaitu melalui media pembelajaran yang
menarik. PTK selengkapnya dapat di download DISINI, Jangan lupa like dan komen dulu.
Minggu, 12 Juni 2016
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI MELAKUKAN OPERASI HITUNG BERBAGAI BENTUK
PECAHAN MELALUI MODEL PROBLEM POSING PADA SISWA KELAS VI SDN 05 KEJENE KECAMATAN
RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013
ABSTRAK :
MUKHAMAD KHUJER. 2013. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Melakukan Operasi Hitung
Berbagai Bentuk Pecahan Melalui Model Problem Posing Pada Siswa Kelas VI
Semester 2 Sekolah Dasar Negeri 05 Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten
Pemalang Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian Tindakan Kelas Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak
Jauh (UPBJJ) Purwokerto Pokjar Randudongkal. Pembimbing Drs. Achmad Sudjari,
M.Si.
Kata kunci: Model Problem Posing, hasil belajar siswa, materi
Melakukan Operasi Hitung Berbagai Bentuk
Pecahan
Penelitian
ini bertujuan untuk : 1). Untuk
mengetahui peningkatan aktifitas belajar siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05
Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang tahun pelajaran 2012/2013 melalui implementasi
model pembelajaran problem posing,
2). Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VI Sekolah Dasar
Negeri 05 Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang tahun pelajaran 2012/2013
pada mata pelajaran matematika materi melakukan operasi hitung berbagai bentuk
pecahan.
Penelitian ini
dilaksanakan di kelas VI
Sekolah Dasar Negeri 05 Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang dengan jumlah siswa 28 orang. Penelitian
dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, masing-masing siklus terdiri atas kegiatan
perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Penelitian ini menggunakan studi tindakan
pada peserta didik kelas VI SD Negeri 05 Kejene . Penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan model problem posing terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kualitas
pembelajaran pada materi melakukan operasi hitung berbagai bentuk pecahan, hal
tersebut didukung dengan data-data sebagai berikut : Pertama, pada tahap pra siklus, pembelajaran matematika materi melakukan operasi hitung berbagai bentuk
pecahan disampaikan dengan metode ceramah dan guru memberikan latihan soal
secukupnya, hasilnya adalah kesiapan dan aktivitas belajar siswa hanya 67,14%, rata-rata
nilai tes 67,68 dan ketuntasan belajar
28,57%. Kedua, pada siklus I
pembelajaran matematika materi melakukan operasi hitung berbagai bentuk pecahan
disampaikan menggunakan model pembelajaran problem
posing, hasil pada siklus ini kesiapan dan aktivitas belajar siswa mencapai 77,14%
dengan rata-rata nilai tes 74,82 dan 64,29% diantaranya siswa sudah tuntas
belajar. Ketiga, pada siklus II
pembelajaran matematika materi melakukan operasi hitung berbagai bentuk pecahan
disampaikan dengan cara yang sama
seperti pada siklus I. Pada silklus ini kesiapan dan aktivitas belajar
siswa mencapai 84,28%, rata-rata nilai tes meningkat menjadi 81,43 dengan
prosentase ketuntasan belajar 85,71%.
Kesimpulan
akhir hasil penelitian menunjukan bahwa dengan model problem posing, kualitas pembelajaran matematika materi melakukan operasi hitung
berbagai bentuk pecahan dapat ditingkatkan. Hal ini ditunjukan dengan
semakin meningkatnya kesiapan belajar dan prestasi belajar siswa pada setiap
siklus. PTK selengkapnya dapat di download DISINI, Jangan lupa sebelum download silakan like dudlu dan tinggalkan komentar.
Rabu, 23 Mei 2012
Minggu, 01 April 2012
Langganan:
Postingan (Atom)















































